‎    ‎    ‎    ‎    ‎    ‎    ‎    ‎    Lirik Bayang Singgasana | SAI Roots
Album - Critical Fire

Lirik Bayang Singgasana

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

(Bayang-bayang Singgasana)


Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

(Suara kami tak terbantah)


Di lorong kekuasaan strategi disamarkan

Doktrin diputarbalik demi tahta diamankan

Etika ditenggelamkan saat kuasa diagungkan

Janji hanya hiasan saat kursi dipertahankan

Konstitusi diretas dalam rapat tertutup

Narasi dipoles agar skandal tertutup

Kalkulasi anggaran penuh angka yang korup

Rakyat cuma statistik dalam grafik yang redup

Agenda tersembunyi dalam pidato berlapis

Manipulasi sistem dibungkus kata manis

Institusi lumpuh oleh komando pragmatis

Keadilan terkunci di balik pintu politis


Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

(Bayang-bayang Singgasana)


Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

(Suara kami tak terbantah)


Arogansi pejabat berbalut jas kehormatan

Legislasi dipakai sebagai alat kepentingan

Ekonomi dikuasai jaringan persekongkolan

Sementara rakyat diam di bawah tekanan

Propaganda dipompa melalui layar berita

Demokrasi dipentaskan bagai sandiwara kita

Fakta dimutilasi dalam meja elit kuasa

Hukum jadi senjata bagi yang berpunya

Konsolidasi tahta dalam tangan rakus

Setiap suara dibeli dengan kontrak halus

Negeri terbakar oleh sistem yang busuk

Namun nyanyian rakyat tetap tak terhapus


Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

(Bayang-bayang Singgasana)


Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

(Suara kami tak terbantah)


Kebenaran tak tenggelam di sungai dusta

Api sadar terus hidup dalam jiwa

Walau malam panjang menutup cakrawala

Suara manusia bangkit mengguncang singgasana


Dengar irama ini bongkar struktur kebohongan

Kerajaan palsu berdiri dari manipulasi peran

Hukum dipelintir jadi alat penindasan

Saat elit bersulang di atas penderitaan

Ritual munafik di istana kekuasaan

Amarah rakyat naik jadi gelombang perlawanan

Masa depan dicuri oleh tangan keserakahan

Sejarah mencatat setiap pengkhianatan

Revolusi berbisik di getar gelombang bawah

Kesadaran tumbuh menembus tembok kuasa

Saat sistem runtuh oleh dosa yang memerah

Rakyat kembali berdiri merebut arah


Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

(Bayang-bayang Singgasana)


Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

(Suara kami tak terbantah)


Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

(Bayang-bayang Singgasana)


Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh

Woah-oh-oh-oh-oh-oh-oh

(Suara kami tak terbantah)