Single
Lirik Masih Bertaring
Masih bertaring, kuku lama belum aus,
Gerak rendah, bahu jatuh, niatku dingin dan haus.
Kungfu kera selatan, tipu halus dalam senyap,
Ketawa di sela gelap, jurus datang tanpa sebab.
Langkah patah irama, skema bikin mata salah,
Aku bukan keras di suara, keras di tulang dan darah.
Setiap bar ini jurus, tiap kata simpul napas,
Tenaga dikunci rapat di ruas-ruas keras.
Gong rendah berdentum, guzheng petik luka lama,
Tenaga kupilin pelan dari perut ke tulang dada.
Sekali lepas—sunyi pecah, lorong jadi saksi,
Yang sok gagah tumbang sebelum sempat mengerti.
Masih bertaring, jangan kira jinak,
Aku diam bukan takut—aku sedang mengikat.
Kungfu kera selatan, bayanganku licin,
Pelan mengalir… lalu ngunci.
Asap tebal di gang, langkahku nyaru dinding,
Kau kejar sorotan, aku kejar titik seimbang.
Pipa nyentak tajam, erhu tarik napas panjang,
Ilmu tua di badan, bukan kostum buat pajangan.
Kera selatan lompat rendah tapi jangkau jauh,
Kau pikir aman satu detik—detik itu runtuh.
Siku bicara lebih jujur dari lidah palsu,
Bahu jatuh, pusat turun, dunia jadi bisu.
Ini bukan cerita buat mabuk nama,
Ini disiplin panjang, luka dingin, jam tanpa suara.
Reggae pelan tapi racun, hip hop berat menekan,
Sekali kena irama—mental duluan tumbang.
Masih bertaring di zaman serba instan,
Saat semua ingin cepat, aku justru perlambat.
Tenaga tua kupelihara kayak bara tertutup,
Tak terlihat terang—tapi panasnya hidup.
Kungfu kera selatan ngajarin kapan hilang,
Bukan soal pukul duluan, tapi baca peluang.
Gong jatuh pelan, jantung ikut tenggelam,
Satu gerak kecil—struktur lawan berantakan.
Laguku terdengar keras? Itu cuma kulit,
Aslinya sunyi… kejam… dan sangat teliti.
Aku tak perlu nama, tak perlu mantra,
Tubuhku sendiri kitab—dibaca lewat luka.
Masih bertaring, jangan kira jinak,
Aku diam bukan takut—aku sedang mengikat.
Kungfu kera selatan, bayanganku licin,
Pelan mengalir… lalu ngunci.
Masih bertaring, jangan kira jinak,
Aku diam bukan takut—aku sedang mengikat.
Kungfu kera selatan, bayanganku licin,
Pelan mengalir… lalu ngunci.
Masih bertaring, jangan kira habis,
Aku bertahan bukan keras—tapi disiplin.
Kungfu kera selatan, licin dan dingin,
Pelan mengikat… lalu mematikan.