Rastaman

SAI Roots
Reborn Riddim • 2026
Matahari tenggelam, kota penuh debu dan asap
Rastaman melangkah, kaki menapak tanah yang keras
Dunia menekan, tapi dia tetap berdiri
Setiap luka, setiap goresan jadi sejarah hidupnya
Tangan kotor, tapi hati masih bersih
Melawan rasa takut, menantang malam yang sunyi
Ritme slow tapi berat, seperti napas terakhir
Setiap kata rapnya, menembus gelapnya malam

Rastaman di bayangan kota
Bawa bara, tak peduli dunia menghancurkanmu
Di setiap beat, di setiap kata
Kamu berteriak pada kegelapan, jangan biarkan menyeretmu

Asap rokok di tangan, tapi mata awas
Setiap sudut jalan menyimpan bahaya
Musik reggae menjadi pelarian
Rapnya jadi senjata, kata-kata jadi tameng

Dunia keras, penuh tipu daya dan pengkhianatan
Tapi Rastaman tahu, kekuatan sejati datang dari dalam
Slow beat tapi hati bergejolak
Di setiap napas, ada pemberontakan

Hujan deras menimpa kota, tapi dia tetap berjalan
Badai dan tangisan tak bisa menundukkan
Karena kegelapan bukan akhir, tapi guru
Setiap luka adalah tanda hidupnya

Rastaman di bayangan kota
Bawa bara, tak peduli dunia menghancurkanmu
Di setiap beat, di setiap kata
Kamu berteriak pada kegelapan, jangan biarkan menyeretmu

Malam menelan, tapi dia masih berdiri
Rastaman tahu, hidup brutal tapi dia lebih kuat
Dengan slow beat reggae, rap jadi senjata
Hidup gelap, tapi jiwanya tetap menyala

Rastaman di bayangan kota
Bawa bara, tak peduli dunia menghancurkanmu
Di setiap beat, di setiap kata
Kamu berteriak pada kegelapan, jangan biarkan menyeretmu